Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryNov 2, '09 1:53 PM
for everyone
sebuah pertanyaan mengenai pesohor perempuan yang masuk dalam lagu saya sempat saya terima dua hari lalu. sepertinya saya dianggap sebagai penulis lagu yang mengeksploitasi pesohor perempuan negeri ini.

mau berkilah, saya rasa sulit. sebab nyatanya, memang banyak lagu saya yang menyertakan referensi terhadap pesohor perempuan. meskipun awalnya karena konsep budaya pop yang diangkat oleh band utama saya, Stereofoam, namun lambat laun proyek saya yang lainnya seperti Cheryl Pop dan Live At Filmore, ikut menyertakan referensi akan pesohor perempuan.

jika kamu berpikir bahwa Dian Sastro adalah pesohor perempuan pertama atau satu-satunya yang jadi referensi dalam lagu ciptaan saya, mungkin daftar berikut dapat merevii. sebab Dian menempati posisi ketiga dalam urutan. nah, coba ikuti saja daftar berikut yang disusun berdasarkan waktu.


1. Agnes Monica (Stereofoam - Agnes Monica, 2001)

ini adalah lagu pertama Stereofoam. bahkan telah saya ciptakan sebelum Stereofoam sendiri terbentuk. saat itu Agnes Monica tengah menanjak di kancah sinema elektronika, terutama karena perannya dalam "Pernikahan Dini". saat menonton credit title "Pernikahan Dini" itulah saya terinspirasi membuat lagu tentang Agnes Monica.

isi lagunya sendiri mengenai seorang fans yang obsesif terhadap Agnes Monica, membeli majalah pria demi posternya, dan sejak itu hidupnya tak menentu.

sayang lagu ini sudah hilang entah kemana. dimuat dalam EP pertama Stereofoam di tahun 2002, kini hanya ada 3 lagu di EP itu yg saya miliki. Agnes Monica dan satu lagu lainnya hilang. :(


2. Sarah Sechan (Stereofoam - 1997, 2002)

sebenarnya dalam lagu 1997, ada banyak referensi terhadap ikon budaya pop, termasuk diantaranya Oasis, Greenday dan Backstreet Boys. lagunya sendiri bercerita tentang reuni dan mengenang masa-masa prom di tahun 1997, dimana saya mengenang kehidupan saya dan teman geng SMA saya saat itu.

karenanya saya menyebut Sarah Sechan dan Jamie Aditya dalam lirik, "Kuingin kau tahu, aku masih saja menonton MTV. Seperti dahulu, saat Jamie dan Sarah menemaniku". jika kamu hidup di masa saya (ehm. udah tua. ehm), kamu pasti mengenang konyolnya Jamie Aditya dan Sarah Sechan di MTV Asia (iya. Asia. bukan MTV Indonesia).saat itu.


3. Dian Sastrowardoyo (Stereofoam - Dian Sastro Song, 2003)

lagu paling fenomenal dan paling dikenal dari band saya, Stereofoam. sempat berkompetisi dengan Glenn Fredly dan The Groove di tangga lagu radio Malaysia. tak bisa dipungkiri, image Dian Sastro juga membantu lagu ini mudah dikenali.

berawal dari rebutan tabloid Nova saat istirahat latihan di Studio 42 Bandung (yg menjadi tempat Peterpan menyelesaikan album terakhirnya). bagian tengah tabloid itu menyuguhkan poster Dian dan artikel tentangnya. saat itu saya berpikir, kok bisa ya satu band ini ngefans semua sama Dian Sastro? :D

kali berikut saya bikin lagu, jadilah Dian Sastro Song. lagunya juga bukan tentang Dian Sastro. lebih ke, kenapa kita susah banget populer. padahal kalo populer pasti bisa hangout bareng sama dia ketimbang rebutan halaman tengah sebuah tabloid. :p


4. Nabila Syakieb (Stereofoam - Dear Nabila, 2007)

ini keterangan dari blog saya saat membuat lagu ini : "Beginilah akibatnya apabila tidak punya pacar. mau bikin lagu (sok) romantis tapi tidak tahu buat siapa. akhirnya, bintang sinetron jadi korban."

seingat saya, saat terinspirasi saya sedang di McDonald STC Senayan ketika saya melihat opening sebuah sinema elektronika dan disanalah saya melihat Nabila Syakieb dengan mata sendunya yang minta disayangi itu. hihi. begitu pulang, ambil gitar dan jadilah lagu super romantis ini.

lagunya baru direkam serius dua tahun kemudian (2009), dengan hanya saya dan sound engineer di studio. sang engineer, vokalis band Pandawa, kemudian membantu memainkan Cabasa untuk lagu yang hanya terdiri dari gitar akustik senar nylon (dan cabasa) ini. pada versi demo, fill in lagu ini mirip dengan lagunya Cherry Bombshell, sehingga saya ganti dengan lebih sederhana.

saya suka bagian outro dimana saya bersenanding, "Kau malaikat... cantik". kalo saya punya pacar, pasti saya senandungkan lagu ini. sayang, percuma romantis kalo gak laku ya. :p


5. Asmirandah (Live! At Filmore - Terdiam Menatap Asmirandah Di Sampul Majalah, 2009)

ciri khas Live! At Filmore, proyek sampingan saya untuk lagu-lagu emo, adalah judulnya yang panjang-panjang. seperti milik Fall Out Boy atau Panic! At The Disco. lagunya tentu saja, labil, galau, tapi sedapat mungkin optimistis.

kisahnya tentang perjalanan pulang usai ditolak perempuan yang dicintai. ketika sedang menunggu Trans Jakarta, eh malah melamun melihat sampul majalah yang menampilkan wajah Amirandah.

sebenarnya tak ada alasan khusus mengapa Asmirandah disebut disini. hanya karena dia menjadi bagian dari adegan dalam lagu saja. bisa saja sosok yang lain, tetapi saat itu saya sedang sayang-sayangnya kepada Asmirandah (sampai sekarang sih. hehe.), jadilah dia yang saya tuliskan ke dalam cerita lagu.


6. Marshanda (Cheryl Pop - Love. And Acceptance, 2009)

kalo yang ini, tak ada nama Marshanda yang disebutkan. sebabnya, seluruh lagu ini memang ditujukan sebagai support baginya yang mendapat banyak kecaman sejak menayangkan video pribadinya di YouTube.

sejak mula, Cheryl Pop memang merupakan media bermusik saya yang paling jujur. karena itu ketika saya mengetahui kasus Marshanda, maka saya menulisnya dibawah Cheryl Pop. sebab rasa kesalnya itu betulan. dan rasa simpatinya juga tulus.

lagu ini kemudian tanpa promosi dan usaha sampai ke tangan Marshanda sebulan kemudian. dan ia menyukainya. saya senang sekali. lagu ini saya rilis sebagai single gratis, bisa didownload di http://www.myspace.com/cherylpop.


7. Bunga Citra Lestari (Stereofoam - Budaya Nasional, 2009)

kebanyakan lirik dalam lagu Bidaya Nasional inspirasinya berasal dari status Facebook ataupun tweet teman-teman saya yang asal jeplak saat terjadi isu klaim budaya nasional kita oleh negara tetangga. semisal, "Ambil saja band pop melayu".

"Kembalikan Bunga Citra Lestari" adalah versi asal jeplak saya terhadap isu ini. tentu jangan dianggap betulan. sebab BCL masih setia berada di Indonesia. begitu pun suaminya, seorang pemain film yg jika diasah dengan baik akan bagus penampilannya. jadi ini hanya becandaan saja, meski kalo ia benar-benar pindah warganera, tentu saja saya yang pertama berteriak tak rela. :D

sebenarnya lagi, ada perempuan lain yang disebut namanya disini. tentunya, bukan Madame Ivan. hehe. melainkan perempuan yang ketika namanya disebut, eh ada suara *beeep* tanda disensor. :p


selanjutnya, nama-nama berikut ini tidak termasuk dalam kategori pesohor. namun perempuan ini menjadi referensi besar dalam lagu saya.

1. Evelynn (Cheryl Pop - Lynn, 2005)

ini adalah lagu awal dari Cheryl Pop. liriknya sebagian saya buat di rumah sakit di Makassar saat sedang emnunggui ibu saya yang terserang stroke. ada seorang suster yang tak mengurusi kamar ibu saya, namun kerap lewat kamar ibu saya. saya tak tahu namanya, kecuali temannya memanggil dia "Lin".

saya mengira-ngira namanya Linda, atau juga Evelynn. saya lebih suka nama kedua. jadilah namanya saya tulis Lynn. padahal belum tentu juga itu namanya. sebabnya saya memilih nama suster itu semata karena tampilan fisiknya mirip dengan perempuan sebenarnya yang jadi objek dalam lagu ini. saya tak mau menulis nama perempuan aslinya. nanti dia geer. :p

liriknya saya selesaikan di pesawat dalam perjalanan pulang ke Jakarta, beres tepat ketika saya memandang titik-titik lampu sepanjang Tanjung Priok dari jendela pesawat. lagu ini memang prosesnya yang paling indah, sekaligus paling gelap akibat pengaruh dari Doves dan Supergrass.


2. Dua orang perempuan yang menghisap ganja di Parc (Stereofoam - Gadis Bohemian, 2007)

saat saya sedang menikmati penampilan dari band yang sedang membawakan lagu dari Sex Pistols dengan bir di tangan, disamping saya dua orang perempuan imut asik menghisap ganja dan berpelukan sambil berdansa. nampaknya tak ada yang memperhatikan, namun situasi itu akan selalu terekam dalam benak saya dan saya tuangkan dalam lagu yang saya tributkan untuk tempat nongkrong saya tercinta yang kini sudah tiada itu : Parc.

sayangnya master rekaman lagu ini terhapus sehingga terancam tak dapat dimasukkan ke album "Reality Show" yang entah kapan selesainya itu. :(
 

3. Pinka
(Cheryl Pop - Pinka, 2007)

saya pertama melihatnya ketika saya stand by mengurusi multimedia sebuah pameran sambil membaca biografi Kurt Cobain, dan dia menjadi SPG produk yang dipamerkan. sejak itu saya kerap bertemu, bertegur sapa, tapi tak tahu namanya. suatu kali saya berada satu ruangan dengannya, selama 8 jam sebelum sebuah event, dan selama 8 jam itu saya tak berani menegur atau menanyakan namanya.

saya baru tahu namanya disaat kami keluar ruangan. itu pun tahu dari koordinatornya. sebelum tentu saya menegurnya, "Pinka, ya?". dijawab, "Iya" sembil tersenyum. lantas kami berpisah.


4. Julie
(Cheryl Pop - Julie, 2008)

banyak yang mengira ini adalah Julie Estelle. sebenarnya tak ada perempuan sebenarnya. Julie adalah tokoh fiktif. saya memilih nama Julie dari lagunya Wet Wet Wet, Julia Says. dan juga, banyak perempuan yang (sempat) dekat dengan saya lahir di bulan Juli. entah mengapa saya selalu nyaman dengan perempuan yang lahir di bulan Juli. mereka selalu hangat.


berikutnya, penyebutan khusus :

Ladya Cheryl

stylist sebuah majalah remaja ini merupakan inspirasi, oh bukan... bukan sebuah lagu, melainkan, nama band saya : Cheryl Pop. tentu saja awalnya adalah penampilan dia dalam film Ada Apa Dengan Cinta? yang disutradarai oleh mantan gitaris kelompok musik industrial Sycminded. sebelumnya, nama band saya yang ini adalah Cheryl Panic Love, sebuah proyek ketika saya tampil solo saat menggarap soundtrack film animasi "Cercah" yg menjadi nominasi FFII 2003.

lucunya, sudah 3 kali saya berdekatan dengan sumber inspirasi, tapi tak mampu menegur. kesemuanya hanya dalam jarak kurang dari 10 meter. saya selalu gemetaran. mungkin memang tepat jika disebut Cheryl Panic Love. namun supaya lebih mudah disebut, saya mengubahnya menjadi Cheryl Pop.


perempuan berikutnya?

uhm. saya telah membuat lagu untuk seorang perempuan yang sedang saya puji belakangan ini. namanya Catherine Gasnier. tinggal menunggu direkam saja. :)

selalu tentang perempuan?

tentu saja tidak. saya membuat lagu berjudul Ole Gunnar Solskjaer, seorang pesepakbola idola saya yang kini telah menjadi pelatih, utnuk Stereofoam. hanya saja tak dapat dipungkiri, perempuan memang tak pernah habis untuk dijadikan referensi dan inspirasi. :)


13 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mbot wrote on Nov 2, '09
anzarra said
begitu pun suaminya, seorang pemain film yg jika diasah dengan baik akan bagus penampilannya.
oooh jahatnyaaa... hahahahaha....
karonkeren wrote on Nov 3, '09
anzarra said
2. Dua orang perempuan yang menghisap ganja di Parc (Stereofoam - Gadis Bohemian, 2007)
an ... kalo ini jadi dimasukin ke album, bloeh gua minta gak ? gua pengen bikin klipnya ... hehehehehehe
karonkeren wrote on Nov 3, '09
anzarra said
jika kamu hidup di masa saya (ehm. udah tua. ehm), kamu pasti mengenang konyolnya Jamie Aditya dan Sarah Sechan di MTV Asia (iya. Asia. bukan MTV Indonesia).saat itu.
kalo gua punya bakat kayak elu dalam nyiptain lagu ... selaen sarah sechan, bakal gua tulis juga nadia hutagalung ... dia mengiringi masa puber gua dengan teramat sangat baik ... LOL
aladinballet wrote on Nov 3, '09
wah.. udah bisa jadi sealbum tuh gan..?
langsung rilis aja lah.. judul albumnya 'perempuan paling menginspirasi di negeriku tercinta indonesia" hahah.. :p
anzarra wrote on Nov 3, '09
mbot said
oooh jahatnyaaa... hahahahaha....
jahat itu ke Miller, sempat main sefilm sama BCL di scene paling akhir film "Kangen". pendapat gue, gue rasa meskipun diasah kayak gimana kalo tampangnya kayak gitu sih harapannya tipis buat bertahan disini. :p

lagipula Ashraf itu badannya bagus lho. pantes aja BCL sampe meleleh... :D
anzarra wrote on Nov 3, '09
an ... kalo ini jadi dimasukin ke album, bloeh gua minta gak ? gua pengen bikin klipnya ... hehehehehehe
gue udah ada konsep klipnya. mau visualisasiin? :p

entar deh gue kasih lagunya. justru kl gak masuk album kayanya elo lebih bebas mau diapain terserah dah. :D
anzarra wrote on Nov 3, '09
kalo gua punya bakat kayak elu dalam nyiptain lagu ... selaen sarah sechan, bakal gua tulis juga nadia hutagalung ... dia mengiringi masa puber gua dengan teramat sangat baik ... LOL
waktu Nadia di MTV itu gue masih kecil jadi belum ngerti. :D

dan memang ketertarikan gue dengan MTV Asia justru saat generasinya Jamie dan Sarah. sebelum itu gue main Sega ama nonton NBA Action. haha.
anzarra wrote on Nov 3, '09
judul albumnya 'perempuan paling menginspirasi di negeriku tercinta indonesia"
hahahaha... mantap gaaan!! ijo ijo meluncur... cek kulkas, gan.

tapi ya juga ya. andai ini kerja solo. udah bisa jadi album. :D
hagihagi wrote on Nov 3, '09
anzarra said
sebenarnya lagi, ada perempuan lain yang disebut namanya disini. tentunya, bukan Madame Ivan. hehe. melainkan perempuan yang ketika namanya disebut, eh ada suara *beeep* tanda disensor. :p
siapa anz?
miyabi? rani juliani?

padahal madame ivan juga seru tuh dibikin lagu..
anzarra wrote on Nov 3, '09
justru madam ivan dapet spot yg cukup besar di lagu ini, gi. hehe. eh iya, nanti mau kirim rilis juga ke blah bloh.
karonkeren wrote on Nov 4, '09
anzarra said
gue udah ada konsep klipnya. mau visualisasiin? :p

entar deh gue kasih lagunya. justru kl gak masuk album kayanya elo lebih bebas mau diapain terserah dah. :D
nah konsep lu gimana ?
karonkeren wrote on Nov 4, '09
anzarra said
waktu Nadia di MTV itu gue masih kecil jadi belum ngerti. :D

dan memang ketertarikan gue dengan MTV Asia justru saat generasinya Jamie dan Sarah. sebelum itu gue main Sega ama nonton NBA Action. haha.
waktu nadia gua juga masih kecil ... tapi itu masa masa awal pubertas ... hehehehehehe
gua kenalnya waktu itu super nintendo, sega dan nadia hutagalung yang selalu terngiang ngiang wajahnya di kamar mandi ... hayah
mvlia wrote on Nov 12, '09
ada kejadian yg terekam dengan baik.
di infotainment, lagi nanyain ke beberapa artis cowok, ttg siapa artis cewek yg paling cantik menurutnya.
jawaban yg keluar, rata2 klo ga distro, tikam, de-el-el
pas yg ditanya si Junot, dia jawab: sarah sechan.
tau ga, si wartawan yg megangin mike nya sampe mengulang pertanyaan, demi memastikan jawabannya, ...saking ga diduga nya kali yaaa.
tapi aku yg ngeliat adegan itu, girang bangetttt...lalu jadi memuji junot :D
Add a Comment